Chery Berambisi Jadi Raja Hybrid, Elon Musk Gelisah di Rumahnya
Portal Automotif, JAKARTA – Dalam langkah strategis yang membuat pabrikan mobil dunia mendadak merasa tersaingi (atau minimal kebingungan), Chery dengan penuh percaya diri mengumumkan niatnya menjadi brand kendaraan hybrid nomor satu di dunia.
Dengan lebih dari 30.000 tenaga ahli R&D, delapan pusat penelitian global, dan 300 laboratorium canggih, Chery mengklaim siap menaklukkan dunia otomotif melalui strategi “redundansi teknologi”—istilah keren untuk “kami coba semua teknologi, siapa tahu ada yang berhasil.”
Dalam acara Chery Tech Day, Chairman Chery Group, Yin Tongyue, menegaskan bahwa inovasi adalah “esensi dan fondasi mutlak” bagi Chery.
Artinya, mereka akan terus bereksperimen dengan berbagai inovasi, seperti mesin hybrid efisiensi termal 44,5%, transmisi “DHT Super Electric Hybrid Tanpa Stepless” (bahkan sebutannya saja sudah futuristis), serta baterai yang tahan suhu ekstrem dari -35°C hingga 60°C—karena semua orang memang butuh mobil yang bisa bertahan di kutub maupun gurun.
Di tengah optimisme ini, rumor menyebutkan Elon Musk mendadak sering begadang, sementara para eksekutif Toyota mulai serius mempertimbangkan opsi pensiun dini.
Dengan tekad besar dan jargon-jargon futuristiknya, Chery siap membawa “revolusi baru dalam industri otomotif global”, entah itu revolusi yang membawa kemajuan atau sekadar kehebohan sesaat. (RZK/ALN)
