PRO7 Andalkan Paket Bundling Mulai Rp6 Jutaan dan Solusi Lampu Khusus Mobil Listrik di GIIAS 2026
Portal Automotif, TANGERANG – PRO7 kembali meramaikan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 setelah absen sejak 2018–2019. Dalam dua hari pertama pameran, produsen perangkat pencahayaan otomotif tersebut mengaku mendapat respons positif dari pengunjung yang telah menantikan kehadirannya, terutama terhadap paket bundling lampu kendaraan yang ditawarkan selama pameran.
Top Global Sales PRO7, Trio Wildan, mengatakan antusiasme pengunjung terlihat sejak VIP Day hingga hari pertama pembukaan untuk umum. Menurutnya, banyak konsumen datang secara khusus untuk melihat produk terbaru PRO7.

“Banyak customer yang memang sudah menunggu PRO7 karena kami sudah lama tidak tampil di GIIAS. Tahun ini kami kembali hadir dengan berbagai produk dan kolaborasi, termasuk bersama RANS, dan respons dari pengunjung sangat baik,” ujar Trio Wildan di GIIAS 2026, ICE BSD City, Tangerang, Jumat (31/7).
Selama pameran, PRO7 menawarkan paket bundling khusus dengan harga mulai Rp6 jutaan. Paket tersebut sudah mencakup headlamp dan fog lamp, termasuk seri hasil kolaborasi bersama RANS pada tipe B730RS.

Selain harga promosi, setiap pembelian juga disertai merchandise gratis berupa kaus dan voucher pemasangan. Menariknya, konsumen tidak harus melakukan instalasi di lokasi pameran karena pemasangan dapat dilakukan di jaringan dealer PRO7 yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.
“Pembeli akan mendapatkan voucher instalasi yang bisa digunakan di kota masing-masing. Masa berlakunya satu bulan sejak pembelian di GIIAS,” kata Trio.
Menurut Trio, produk yang paling diminati selama pameran berasal dari segmen menengah, khususnya seri B730 hingga B750 yang menjadi tulang punggung penjualan PRO7.

“Kalau melihat minat konsumen, yang paling laris adalah seri middle, mulai dari B730 sampai B750. Itu memang menjadi bestseller kami,” ungkapnya.
Tidak hanya menghadirkan lampu utama dan fog lamp, PRO7 juga membawa mini projector generasi terbaru dengan peningkatan kualitas pencahayaan. Produk tersebut kini mampu menghasilkan sorotan cahaya menyerupai performa bi-LED projector sehingga memberikan visibilitas yang lebih optimal dibanding generasi sebelumnya.

PRO7 juga memperkenalkan solusi pencahayaan khusus untuk kendaraan listrik melalui sistem wireless headlamp. Teknologi ini dirancang agar pemasangan tidak mengganggu sistem kelistrikan bawaan kendaraan sehingga tidak memerlukan penyambungan kabel ke rangkaian lampu utama.
“Kami sudah punya solusi wireless untuk mobil listrik. Sistemnya langsung dari aki menggunakan modul, sehingga tidak perlu menyuntik ke kelistrikan headlamp. Jadi lebih aman dan tetap plug and play, meski pemasangannya tetap harus dilakukan oleh teknisi,” jelas Trio.

Selain membidik peningkatan penjualan selama GIIAS 2026, PRO7 juga memanfaatkan pameran sebagai ajang memperkuat brand awareness sekaligus mempertegas posisinya di pasar lampu aftermarket otomotif.
Trio menambahkan, produk PRO7 kini digunakan oleh berbagai kalangan, mulai dari pemilik mobil konvensional, kendaraan listrik, komunitas otomotif hingga sepeda motor, sehingga pasar yang dibidik semakin luas.

Untuk menghadapi persaingan di industri aftermarket, PRO7 mengandalkan layanan purna jual sebagai nilai tambah. Perusahaan kini menjalankan program servis produk meski masa garansi telah berakhir.
“Kami sedang mengampanyekan layanan aftersales. Produk PRO7 tetap bisa diservis meskipun garansinya sudah habis. Kami bisa melayani hingga tiga tahun setelah masa garansi, dengan pengecekan dan jasa penggantian gratis, sedangkan pelanggan hanya membayar komponen yang perlu diganti,” tutup Trio Wildan. (STI)
