Insentif Daerah Jadi Penentu Demand, Daihatsu Ajak Semua Pihak Jaga Stabilitas Industri Otomotif
Portal Automotif, JAKARTA – Daihatsu Indonesia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan pelaku industri otomotif untuk menjaga stabilitas pasar kendaraan di tengah tantangan regulasi dan daya beli masyarakat.
“Kalau mau jadi penopang, mari kita sama-sama juga melihat bagaimana supaya demand ini ada dan stabil di masyarakat Indonesia,” ujar Sri Agung Handayani, Direktur Pemasaran PT ADM, Kamis malam (17/07).
Menurutnya, keberadaan demand yang kuat tidak bisa diciptakan hanya oleh produsen, melainkan harus disokong oleh regulasi dan iklim fiskal yang kondusif di daerah.
Ia merujuk pada enam provinsi yang telah memastikan perubahan kebijakan tarif, yang dinilai berdampak terhadap sekitar 12-14% dari total pasar otomotif nasional—angka yang setara dengan porsi market Daihatsu sendiri.
“Misalnya South Sumatra sudah reduce tarif, meski pengurangannya kecil, tapi itu berdampak. Yang empat provinsi sebelumnya juga penting, walau wilayahnya kecil-kecil,” jelasnya.
Daihatsu juga menggarisbawahi bahwa ofisen (otoritas fiskal daerah) menjadi faktor krusial yang perlu terus dimonitor, mengingat keputusan mereka akan sangat menentukan apakah pasar akan bergerak naik atau stagnan di semester mendatang. (ALN)
