Gudangnya Spare Part Mobil, dari Kopling Truk sampai Sensor Elektronik
Portal Automotif, TANGERANG – Pasar aftermarket otomotif semakin membutuhkan komponen yang bukan hanya berfungsi sebagai pengganti, tetapi juga mampu menunjang durabilitas kendaraan. Kebutuhan tersebut mendorong produsen komponen menghadirkan portofolio spare part dengan teknologi yang mencakup sistem transmisi, mesin, kelistrikan, bearing, rem, baterai hingga wiper.
Salah satu lini yang ditawarkan mencakup produk LuK untuk sistem transmisi. Produk ini tidak hanya menyasar kendaraan penumpang, tetapi juga kendaraan niaga berat seperti truk.
Portofolionya antara lain mencakup clutch plate, pressure plate, clutch serta sejumlah komponen pendukung transmisi. LuK juga mengembangkan teknologi dual clutch yang menggabungkan karakter perpindahan transmisi manual dan otomatis.
Pada sistem tersebut, dua kopling bekerja untuk mengatur perpindahan gigi secara bergantian. Untuk transmisi enam percepatan, misalnya, satu kopling menangani gigi 1, 3, dan 5, sedangkan kopling lainnya bekerja pada gigi 2, 4, dan 6.

Teknologi tersebut dirancang agar perpindahan tenaga berlangsung lebih cepat sekaligus memberikan karakter berkendara yang lebih halus.
Selain komponen utama, tersedia pula repair kit transmisi yang dirancang untuk memudahkan proses perbaikan. Paket tersebut mencakup sejumlah komponen seperti bearing dan gasket sehingga penggantian dapat dilakukan sekaligus ketika transmisi diturunkan.
“Kalau hanya satu bearing yang diganti, bearing lain belum tentu masih dalam kondisi optimal karena usia produksinya sama. Karena itu kami membuat satu paket khusus dengan gasket, sehingga satu kali turun transmisi bisa sekaligus melakukan penggantian,” jelas Rahmat Berlian Widyaswara, selaku sales dari Schaeffler kepada awak media, Kamis (24/6).
Untuk membantu konsumen maupun bengkel menemukan komponen yang sesuai dengan kendaraan, tersedia pula aplikasi RepExpert yang memuat katalog produk dan aplikasi kendaraan.

Dari Mesin hingga Elektronik
Selain LuK, portofolio aftermarket juga mencakup INA, yang berfokus pada komponen mesin seperti bearing, belt, tensioner, dan sejumlah komponen penggerak lainnya.
Sementara untuk kebutuhan elektronik kendaraan, lini Vitesco menghadirkan berbagai komponen elektrikal, mulai dari control unit, sensor, aktuator hingga injector.
Komponen tersebut semakin relevan seiring meningkatnya jumlah kendaraan modern yang mengandalkan sistem elektronik untuk mengatur berbagai fungsi kendaraan.
Menurut produsen, salah satu pembeda yang ditawarkan adalah penerapan standar produksi yang seragam di berbagai fasilitas manufaktur.
Meski produksinya tersebar di sejumlah negara, standar kualitas yang diterapkan diklaim tetap mengacu pada standar yang sama.
“Kami memiliki standar yang sama walaupun produksinya berada di tempat yang berbeda. Itu yang menjadi salah satu faktor untuk menjaga kualitas produk,” ujarnya.

FAG Andalkan Presisi dan Durabilitas
Di sektor bearing, FAG menjadi salah satu lini produk yang ditawarkan, termasuk untuk kebutuhan wheel bearing dan komponen suspensi.
Pengembangan produk juga dilakukan melalui penggunaan material dan teknologi berbeda. Salah satunya penggunaan polyurethane pada komponen tertentu sebagai alternatif terhadap material karet.
Penggunaan material tersebut ditujukan untuk meningkatkan ketahanan komponen terhadap penggunaan jangka panjang.
Produsen juga menyebut proses manufaktur telah menggunakan sistem robotik untuk meningkatkan tingkat presisi.
“Produksi kami sudah menggunakan sistem robotik sehingga sangat presisi. Jadi bukan hanya melihat finishing produk, tetapi juga tingkat presisi yang dihasilkan,” katanya.
Konsep tersebut sejalan dengan pendekatan Lifetime Solutions, yakni menghadirkan komponen yang diharapkan dapat membantu memperpanjang usia pakai kendaraan.

Aki untuk Mobil Modern
Kebutuhan kendaraan modern terhadap pasokan listrik yang stabil juga menjadi perhatian. Untuk itu, tersedia baterai dengan teknologi AGM (Absorbent Glass Mat) yang ditujukan untuk kendaraan dengan kebutuhan kelistrikan lebih tinggi, termasuk kendaraan yang menggunakan fitur start-stop.
Sistem start-stop membutuhkan baterai yang mampu menangani siklus pengaktifan mesin secara berulang. Selain itu, semakin banyaknya control unit dan modul elektronik membuat kebutuhan terhadap suplai listrik yang stabil ikut meningkat.
Baterai AGM dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan tersebut, terutama pada kendaraan yang memiliki sistem kelistrikan lebih kompleks.

Wiper hingga Komponen Rem
Portofolio aftermarket tersebut juga mencakup wiper dengan dua pilihan desain, yakni frame dan frameless.
Wiper menggunakan material yang dilapisi silikon untuk membantu menghasilkan sapuan yang lebih merata sekaligus menjaga kontak dengan kaca.
Untuk menyesuaikan dengan berbagai jenis kendaraan, produk wiper juga dilengkapi adaptor yang memungkinkan penggunaannya pada sejumlah model kendaraan dari
