BYD Buka Empat Diler DENZA, Indonesia Siap Jadi Kerajaan Mobil Listrik?
Portal Automotif, JAKARTA – Revolusi mobil listrik di Indonesia akhirnya mencapai babak baru! Setelah menguasai panggung dengan berbagai pameran megah, BYD kini membawa pasukannya ke medan yang lebih luas dengan membuka empat showroom DENZA secara bersamaan di Jakarta, Tangerang, dan Bali.
Tak tanggung-tanggung, acara ini digelar di BYD Multifunction Hall, seakan menegaskan bahwa showroom bukan sekadar tempat jualan, tapi juga panggung besar untuk menyambut masa depan tanpa asap knalpot.

Langkah ini jelas bukan gerakan sembarangan. Dengan strategi ekspansi secepat kilat, BYD seperti sedang menyusun peta takhta baru di industri otomotif Indonesia. Setelah sukses memperbanyak showroom BYD, kini giliran DENZA, sub-merek premiumnya, yang siap menjaring konsumen kelas atas yang ingin tetap ramah lingkungan tanpa kehilangan gaya.
Di awal tahun 2025, DENZA sudah meroket menjadi salah satu pemain utama di pasar kendaraan listrik premium. Dengan empat showroom baru yang diresmikan, BYD sepertinya ingin memastikan bahwa tidak ada sudut Indonesia yang luput dari pesona mobil listriknya.

Dan tentu saja, semakin banyak showroom berarti semakin banyak kesempatan bagi masyarakat untuk merogoh kocek lebih dalam demi mendapatkan pengalaman berkendara futuristik yang dijanjikan.
“Peresmian empat dealer ini adalah bukti keseriusan kami dalam membawa DENZA lebih dekat dengan konsumen,” ujar Eagle Zhao, Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, melalui keterangan resminya, Selasa (11/3).

“Kami ingin memastikan bahwa kendaraan listrik premium bukan hanya ada di brosur, tapi benar-benar bisa dijangkau dan dimiliki oleh masyarakat,” imbuhnya.
Namun, yang menarik adalah bagaimana showroom ini bukan hanya tempat menjual mobil, tapi juga titik awal dari rencana besar BYD. Bersama mitra-mitra seperti Arista Group, Haka Auto, BIPO Auto, dan Harmony Group, BYD kini sudah memiliki 40 showroom di 21 kota untuk merek utamanya, ditambah dengan empat showroom DENZA yang baru saja dipotong pita peresmiannya.

Bukan hanya memperbanyak titik penjualan, ekspansi ini juga diklaim sebagai bagian dari strategi membangun ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
Dengan showroom yang semakin tersebar, diharapkan warga yang tadinya galau memilih mobil listrik bisa dengan mudah mampir, duduk di kursi empuk, dan akhirnya luluh untuk beralih dari bensin ke listrik. (AGS/ALN)
