inDrive Fokus Perkuat Pasar Indonesia pada 2026, Tingkatkan Kualitas Layanan dan Keselamatan
Portal Automotif, JAKARTA — Platform layanan mobilitas global inDrive menegaskan Indonesia sebagai salah satu pasar prioritas di Asia Tenggara pada 2026. Fokus tersebut diwujudkan melalui strategi penguatan pasar, peningkatan mutu layanan, serta pengembangan fitur yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna lokal.
Chief Ride-Hailing Officer inDrive, Evgenia Matrosova, mengatakan Indonesia memiliki dinamika pasar yang kuat dan potensi pertumbuhan berkelanjutan. Oleh karena itu, perusahaan akan memusatkan strategi bisnis pada layanan yang andal, transparan, dan memberi manfaat bagi pengguna maupun pengemudi.
“Indonesia adalah pasar strategis bagi inDrive. Pada 2026, kami berfokus membangun pertumbuhan berkelanjutan dengan menghadirkan layanan yang dapat diandalkan dan relevan dengan kebutuhan lokal,” ujar Evgenia dalam keterangannya di Jakarta, Senin (20/1).

Sebagai bagian dari strategi tersebut, inDrive menyiapkan sejumlah program hiperlokal di kota-kota operasional untuk menjawab tantangan mobilitas perkotaan. Selain ekspansi layanan, perusahaan juga akan melakukan optimalisasi dan peluncuran ulang di sejumlah kota guna meningkatkan efisiensi operasional, kualitas produk, serta memperkuat kesadaran merek di tingkat lokal.
Dari sisi inovasi, inDrive mengembangkan fitur dan produk baru yang disesuaikan dengan karakteristik pengguna di Indonesia.
Langkah ini ditujukan untuk mendorong pertumbuhan jumlah pengguna aktif, baik penumpang maupun pengemudi, sekaligus memperkuat loyalitas komunitas.
Aspek kualitas dan keselamatan tetap menjadi prioritas utama.

inDrive akan memperkuat program pelatihan pengemudi dengan standar rekrutmen yang terstruktur, serta menghadirkan fitur teknologi untuk meningkatkan perlindungan bagi penumpang dan pengemudi.
“Kami meyakini pertumbuhan bisnis harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas dan rasa aman. Investasi pada pelatihan, keselamatan, dan kesejahteraan pengemudi menjadi fondasi utama strategi kami,” tambah Evgenia.
Selain itu, inDrive juga menargetkan perluasan kerja sama strategis dengan merek lokal dan nasional guna menghadirkan program insentif, penawaran eksklusif, serta peningkatan loyalitas pengguna di berbagai kota.
Menghadapi persaingan industri ride-hailing yang semakin ketat, inDrive mengadopsi strategi adaptif terhadap perkembangan teknologi, dinamika pasar, dan regulasi pemerintah. Dengan pendekatan tersebut, perusahaan menargetkan Indonesia menjadi salah satu pasar ride-hailing terdepan di kawasan Asia Tenggara pada 2026.
