Drama Penalti di SS1, Subhana Mahaputra-Maston Bangkit dengan Tiga Fastest Time dan Finis Podium Dua
Portal Automotif, SEMARANG – Duet pereli Subhana Mahaputra dan navigator debutan Suhartono alias Maston sukses mencuri perhatian pada Putaran 2 Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sprint Rally 2026 di Sirkuit POJ City, Semarang, Jawa Tengah, 6-7 Juni.
Sempat dihantam penalti 30 detik pada special stage (SS) pertama, keduanya justru bangkit dan mengakhiri balapan dengan podium kedua di kelas R1.
Drama terjadi sejak awal lomba ketika Subhana dan Maston terlambat masuk ke Time Control (TC) pada SS1. Kesalahan itu membuat mereka diganjar penalti yang cukup memukul peluang bersaing di papan atas.

Meski demikian, tekanan tersebut tak membuat duet Gazpoll Racing Team kehilangan ritme. Sebaliknya, mereka langsung merespons dengan performa impresif lewat catatan waktu tercepat pada SS2, SS3, dan SS4.
Konsistensi itu menjadi kunci kebangkitan mereka hingga akhirnya mampu mengamankan posisi runner-up di kelas R1.
“Ini menjadi pengalaman pertama yang luar biasa dalam hidup saya dan sangat berharga. Biasanya saya datang ke event balap hanya sebagai jurnalis Autoride.co.id, sekarang bisa merasakan langsung bagaimana menjadi navigator,” kata Maston, dalam keterangan resminya, Jumat (12/6).

Bagi Maston, insiden di SS1 menjadi pelajaran besar dalam debutnya di ajang rally nasional. Ia mengakui belum sepenuhnya memahami ritme dan detail teknis, terutama terkait pentingnya Time Control.
“Lupa waktu TC di SS1 sampai kena penalti 30 detik. Padahal TC itu sangat penting. Ini pengalaman yang tidak akan saya lupakan,” ujarnya.
Debut Maston sebagai navigator memang tidak mudah. Ia mengaku sempat dilanda rasa gugup sebelum start lantaran belum pernah terlibat langsung dalam pembuatan maupun pembacaan pacenote.

“Sebelum balapan nervous banget. Saya benar-benar baru belajar bagaimana bikin pacenote dan membaca pacenote saat mobil melaju cepat,” ungkapnya.
Hasil di Semarang menjadi modal penting bagi Subhana Mahaputra dan Maston untuk menghadapi putaran-putaran berikutnya di Kejurnas Sprint Rally 2026, sekaligus menegaskan bahwa kesalahan di awal bukan akhir dari segalanya.
Dengan tiga fastest time yang mereka bukukan, duet ini menunjukkan potensi besar untuk menjadi penantang serius musim ini. (ALN)
