Booth BYD: Dari Test Drive, Karaoke, Sampai Nongkrong di “Warung Listrik”
Portal Automotif, JAKARTA – IIMS 2025 bukan sekadar ajang pamer mobil listrik bagi BYD. Mereka memahami bahwa masyarakat Indonesia butuh lebih dari sekadar brosur dan test drive.
Maka, booth BYD pun disulap menjadi tempat hiburan—mulai dari karaoke dalam mobil, kafe santai, hingga pameran sejarah BYD yang mungkin lebih seru daripada pelajaran sejarah di sekolah.
Dengan luas 1.598 m², booth BYD di Hall D JIExpo Kemayoran lebih mirip taman bermain ketimbang tempat jualan mobil. Pengunjung bisa menyentuh layar interaktif yang menjelaskan teknologi Blade Battery dan Cell to Body (CTB), meskipun sebagian besar mungkin lebih sibuk berswafoto daripada benar-benar memahami cara kerja baterai.

Namun, bintang utama booth ini jelas adalah “Car-a-oke,” fitur yang memungkinkan pengunjung menyanyi di dalam mobil BYD Sealion 7. Siapa sangka, revolusi kendaraan listrik di Indonesia justru dimulai dari orang-orang yang asyik nyanyi lagu dangdut di dalam mobil EV?
Tak hanya itu, pengunjung juga bisa mampir ke BYD Café, area hijau dengan suasana futuristik yang tampaknya ingin meyakinkan kita bahwa kendaraan listrik memang ramah lingkungan—meski listriknya tetap diambil dari PLTU berbahan bakar batu bara.
DENZA pun tak mau kalah. Dengan booth elegan dan mobil-mobil premiumnya, mereka siap menggoda konsumen yang ingin kendaraan listrik dengan nuansa sultan. Bahkan, mereka menyediakan shuttle eksklusif agar calon pelanggan bisa merasakan kemewahan MPV listrik ini sebelum mereka memutuskan untuk (mungkin) membelinya.

Pada akhirnya, apakah semua gimmick ini berhasil mengubah pola pikir masyarakat tentang kendaraan listrik? Atau mereka hanya sekadar datang, foto-foto, nyanyi karaoke, lalu pulang naik motor bensin? Waktu yang akan menjawab.
Yang jelas, BYD dan DENZA telah sukses menciptakan pengalaman IIMS yang jauh lebih menarik daripada sekadar melihat brosur leasing. (RZK/ALN)
